Sabtu, 20 Februari 2010

Halloween

HALLOWEEN




      Halloween Dirayakan pada tanggal 31 Oktober, perayaan yang sangat populer di Kanada, Irlandia, Selandia Baru, Britania Raya, Jepang, Bahama, Amerika Serikat, Australia, Swedia, dan negara-negara Amerika Latin (sebagai Noche de las Brujas atau malam penyihir) bahkan sekarang di Indonesia mulai diperkenalkan tentang perayaan halloween walupun belum diperkenalkan secara lebih luas.
Halloween ini dirayakan dengan anak-anak berkeliling ke rumah tetangga meminta permen (trick or treating) jika penghuni rumah tersebut memberi permen maka anak-anak tersebut akan pergi, jika penghuni rumah tersebut tidak memberi anak-anak itu permen maka mereka akan melempari barang2 penghuni rumah tersebut (mobil, pintu rumah) dengan salju., berjalan-jalan ke "tempat berhantu", mengambil apel di dalam air dengan mulut, pesta kostum, mengukir/memajang labu jack-o'-lantern, api unggun dan kembang api.

Sejarah
Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno.Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang disebut "Tahun Baru Kelt".Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin. Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka.

Asal usul istilah
Halloween merupakan kependekan dari All Hallows' Even (eve dan even sama-sama berarti petang/malam) yang berarti malam sebelum hari raya All Hallow yang sekarang disebut Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day). Huruf "n" di akhir kata Halloween berasal dari kata even.  Pada zaman dulu, tanggal 1 November dipakai sebagai hari festival keagaamaan di berbagai tradisi paganisme Eropa hingga Paus Gregorius III dan Paus Gregorius IV memindahkan perayaan All Saints' Day menurut kalender santo dari tanggal 13 Mei ke tanggal 1 November. Tanggal 13 Mei dulunya dirayakan sebagai hari raya paganisme untuk festival Lemuria.
Hari Raya Semua Orang Kudus ditentukan misionaris Kristen bertepatan dengan hari raya pagan dengan alasan ingin orang pagan mempercayai agama Kristen. Hari Para Arwah (Day of the Dead) yang merayakan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat kembali ke bumi sampai sekarang masih diperingati di beberapa negara seperti di Brazil, Meksiko, dan Filipina.
 
Referensi:
http://id.shvoong.com/humanities/art-history/1850732-halloween-jack-latern/

0 komentar:

Posting Komentar