Selasa, 17 November 2009

Curriculum Vitae

Curriculum Vitae
Personal Information

Full Name : Devi Afriani Pramita
Place/ Date of Birth : Jakarta,27 april 1990
Sex : Female
Status : Mahasiswa
Faculty : Ilmu Komputer
Study Program : System Informasi
NPM : 10108549
Religion : Cristian
URL : http://devieafriani.blogspot.com

Formal Education

1995-1996 TK Kartika Bhakti
1996-2002 SDN 05 Pagi
2002-2005 SMPN 203 Jakarta
2005-2008 SMAN 106 Jakarta
2008-Sekarang Universitas Gunadarma

Workshop

Introduction XML 2009 Universitas Gunadarma

Seminar

Opera Demo day 2009 Universitas Gunadarma

Courses

English BBc Jakarta 2006

Selasa, 10 November 2009

TUGAS 4 MOTIVASI


Nama           : Devi Afriani Pramita

Kelas           : 2ka08

Npm            : 10108549

Tugas 4 Motivasi



PENGARUH MOTIVASI  TERHADAP
PENINGKATAN KINERJA KERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN




PENGERTIAN MOTIVASI

          Istilah motivasi (dari bahasa inggris ”motivation”) yang secara etimologi atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin movere. Dalam kata movere ini memiliki makna yang berarti bergerak atau menggerakkan. Dalam konteks pekerjaan, motivasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong seorang karyawan untuk bekerja.Tidak bisa dipungkiri, setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan motivasi (niat). Lalu, seperti apa pengertian motivasi yang sebenarnya? Pengertian motivasi menurut pendapat saya adalah suatu keadaan atau kondisi yang mendorong, merangsang atau menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu atau kegiatan yang dilakukannya sehingga ia dapat mencapai tujuannya. Dalam konteks pekerjaan, motivasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong seorang karyawan untuk bekerja.

           

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN PENINGKATAN KINERJA KERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN

            Motivasi sangat dibutuhkan dalam peningkatan kinerja kerja karyawan sebab dengan motivasi yang tinggi seorang karyawan dapat meningkatkan kinerja kerjanya sehinga kualitas produksi suatu perusahaan dapat meningkat.Seorang karyawan yang memiiki motivasi tinggi cenderung menetapkan target pekerjaan yang beresiko tinggi serta menantang, menyukai pekerjaannya dan berusaha meyelesaikannya dengan sempurna. Sebaliknya karyawan yang memilki motivasi rendah cenderung menghindari pekerjaan yang beresiko tinggi serta menantang karena takut mengalami kegagalan juga tidak memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaannya.



FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SERTA MENGHAMBAT MOTIVASI KERJA KARYAWAN

Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan yaitu:

  1. Tingkat pendapatan
  2. Kenaikan jabatan
  3. Nama baik atau gengsi

Faktor-faktor yang menghambat motivasi kerja karyawan yaitu:

  1. Faktor iri antar karywan
  2. Penghasilan yang tidak memuaskan terhadap penilaian hasil kerjanya
  3. Tidak bisa beradaptasi terhadap karyawan yang lain.



TEKNIK MEMOTIVASI KERJA

Beberapa teknik untuk memotivasi kerja karyawan adalah sebagai berikut :

  1. Teknik Terpenuhi Kebutuhan

    Terpenuhinya  kebutuhan merupakan dasar bagi perilaku kerja. Motivasi kerja   akan timbul apabila kebutuhan dipenuhi seperti dikemukakan oleh Maslow tentang hierarki kebutuhan individu yaitu :

  • Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan makan, minum, perumahan dan seksual. Kebutuhan ini paling mendasar bagi manusia. Dalam bekerja, maka kebutuhan karyawan yang harus dipenuhi adalah gaji / upah yang layak.

  •  Kebutuhan rasa aman, yaitu kebutuhan perlindungan dari ancaman bahaya dan lingkungan kerja. Dalam bekerja, karyawan memerlukan tunjangan kesehatan, asuransi dan dana pensiun.

  •  Kebutuhan sosial, yaitu kebutuhan diterima dalam kelompok dan saling mencintai. Dalam hubungan ini, karyawan ingin diterima keberadaanya di tempat kerja, melakukan interaksi kerja yang baik dan harmonis.


  • Kebutuhan harga diri, yaitu kebutuhan untuk dihormati dan dihargai oleh orang lain. Dalam hubungan ini, karyawan butuh penghargaan dan pengakuan serta tidak diperlakukan sewenang-wenang.

  • Kebutuhan aktualisasi diri, yaitu kebutuhan untuk mengembangkan diri dan potensi. Dalam hubungan ini, karyawan perlu kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara pribadi.

  1. Teknik Komunikasi Persuasif

      Teknik komunikasi persuasif adalah satu teknik memotivasi kerja yang dilakukan  dengan cara mempengaruhi dari luar diri. Rumus teknik komunikasi persuasif     adalah ADIDAS sebagai berikut:

A ttention, yaitu perhatian yang penuh

D esire, yaituhasrat dan keinginan yang membara

I interest, yaituminat dan kepentingan

D esicion, yaitukeputusan yang tepat

A ction, yaitu tindakan nyata

Satisfaction, yaitu kepuasan atas hasil yang dicapai



CARA MENGATASI PENURUNAN MOTIVASI KINERJA KARYAWAN

       Suatu hal yang perlu diperhatikan agar karyawan dan perusahaan tidak mengalami kerugian akibat penutunan motivasi, maka kita perlu mengatasi masalah tersebut dan mencegah dengan berupaya mengantisipasi kondisi yang terjadi.Beberapa pendekatan untuk mengatasi atau mengurangi kekurangan semangat dan motivasi dalam melaksanakan pekerjaan adalah dengan pendekatan kuratif dan pendekatan preventif.


1.     Pendekatan Kuratif

          Pendekatan kuratif atau mengatasi adalah melihat apakah masalah yang menimbulkan pengaruh pada motivasi penting atau tidak dalam pekerjaan. Apabila masalahnya tidak terlalu penting maka kita tidak perlu merasa putus asa. Tetapi bila ternyata masalah itu penting dalam pekerjaan, maka bicara secara terbuka dan langsung dengan pihak yang berwenang untuk mendapatkan kesamaan persepsi sehingga jalan keluarnya dapat ditemukan, misalnya atasan atau konselor. Bila pihak yang berwenang tidak dapat ditemui
secara langsung, hubungi melalui surat atau telepon.

2.     Pendekatan Antisipatif

Karyawan sebaiknya bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Selanjutnya berusaha menenangkan hati sewaktu bekerja dan jangan terganggu dengan perasaan gelisah. Bila merasa gelisah karena hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan, maka sebaiknya menenagkan diri di luar ruang kerja dengan cara yang diyakini berhasil, misalnya dengan berdoa atau yoga. Karyawan disarankan bersikap dan berpikir positif terhadap pekerjaan.



Sumber: 
3. Pemikiran sendiri















Senin, 09 November 2009

BERBAGAI HANTU DI JEPANG


MACAM-MACAM HANTU DI JEPANG

Disini saya ingin berbagi artikel mengenail mengenai berrbagai hantu di Jepang.Hantu disebut dengan YUREI [YU=Halus; REI=Arwah]. Mereka tidak memanggilnya dengan sebutan setan atau jin
Spoiler for baca:

Berdasarkan kepercayaan orang Jepang, semua manusia mempunyai roh atau arwah yang disebut sebagai reikon. Setelah seseorang meninggal, reikon akan pergi meninggalkan tubuhnya ke tempat penyucian arwah. Disana dia akan menunggu tubuhnya dikubur dan mendapatkan pemakaman yang layak.




Kalau semuanya berjalan lancar, reikon akan melindungi keluarganya yang masih hidup. Dan dipercaya bahwa arwah orang meninggal tersebut akan kembali ke keluarganya setiap tahun (yang kemudian dinamakan sebagai festival Obon).




Tapi kalau roh-roh tersebut tidak mendapatkan pemakaman yang layak, atau mungkin mereka meninggal karena dibunuh atau bunuh diri, reikon akan berubah menjadi yurei dan gentayangan di dunia manusia sampai rasa penasaran, amarah, dan dendam mereka hilang.




Yurei mempunyai wujud manusia yang memakai jubah kimono putih, tidak mempunyai kaki - alias melayang di udara, rambutnya panjang dan berwarna hitam. Umumnya, mereka juga dikelilingi oleh Hitodama, arwah yang berwujud api.




Yurei tidak gentayangan secara leluasa. Mereka selalu gentayangan tidak jauh dari tempat mereka meninggal. Orang Jepang percaya bahwa Yurei mulai gentayangan pada saat gerbang dunia roh dan dunia manusia hampir menyatu yaitu pada jam 2-3 pagi.

nah... YUREI sendiri ada jensi2nya...

Spoiler for gambar:
Spoiler for Onryo 




Onryo

Onryou adalah hantu yang menaruh dendam kepada orang lain pada semasa hidupnya dan biasanya setelah meninggal ia akan gentayangan untuk membalas dendam kepada rang-orang tersebut. Penampakan Onryou biasanya digambarkan sebagai berikut :

1.Rambut panjang terurai.

2.Memakai kimono putih.

3.Pergelangan tangan menjuntai ke bawah.

4.Biasanya kaki tak tampak menjejak tanah.


Sabtu, 07 November 2009

TUGAS 3"KOMUNIKASI"


Nama           : Devi Afriani Pramita

Kelas           : 2ka08

Npm            : 10108549

Tugas 3Komunikasi



KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM SEBUAH
PERUSAHAAN




PENGERTIAN KOMUNIKASI

            Komunikasi konon menjadi suatu istilah yang paling sering diucapkan dan dilakukan oleh setiap orang termasuk kita sendiri, dan dari semua pengetahuan dan ketrampilan yang kita miliki menjadi tidak berguna bila tidak adanya komunikasi. Dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan apa yang di inginkan, dengan komunikasi pula kesalahpahaman dapat terjadi diantara para manusia. Istilah komunikasi (dari bahasa inggris ”communication”) yang secara etimologi atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.

            Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia. Jadi definisi komunikasi menurut pendapat saya adalah proses penyampaian suatu ide/gagasan/pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan tujuan tertentu yaitu untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat atau perilaku baik secara lisan maupun tak langsung dan komunikasi itu sendiri ada dua jenis yaitu lisan dan non lisan, contoh dari non lisan adalah komunikasi yang melalui gerak badan atau yang biasa disebut komunikasi verbal.

            Dari pengertian di atas menunjukkan betapa kegiatan komunikasi penting bagi aktivitas kehidupan manusia. Bayangkan bila dalam suatu hari saja kita tidak berkomunikasi ?. Betapa sunyinya dunia ini. Dengan demikian, kegiatan komunikasi mendominasi setiap aspek kehidupan manusia, di rumah, di kantor, di jalan, di kampus dan dalam waktu yang tak terbatas. Jadi apakah berkomunikasi itu mudah ? kalau mudah, mengapa kesalahpahaman sering timbul saat manusia menjalankan aktivitas komunikasi?.



KOMUNIKASI DALAM PERUSAHAAN

            Perusahaan atau yang biasa kta sebut sebagai PT merupakan suatu unit usaha untuk mencari keuntungan dan untuk mencapai tujuannya yaitu mencari keuntungan maka diperlukan kerja sama yang baik antara pihak manajemen perusahaan dengan karyawan,. Didalam perusahaan karyawan merupakan tulang punggung perusahaan sebab karyawanlah yang melakukan kegiatan seperti kegiatan produksi barang, semakin banyak pengalaman karywan makin bagus pula barang produksi yang dihasilkannya.

            Sedangkan manajemen mempunyai tugas pokok yatu planning, organizing, leading serta controlling  Manajemen merupakan pihak tertinggi dalam perusahaan sebab pelimpahan wewenang perintah atas sebuah perusahaan ada dimanajemen.Komunikasi yang baik antara pihak manajemen dan karyawan sangat bermanfaat  bagi perusahaan seperti ide untuk menciptakan produk baru yang berkualitas kemudian ide untuk mencari solusi dari permasalahan  yang sedang dihadapi oleh perusahaan.


Selasa, 03 November 2009


ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

           

  
Pengertian  Organisasi Berkas Indeks Sequential
     Organisasi Berkas Indeks Sequential adalah Berkas/file yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat diakses secara sequential maupun secara direct (langsung) atau kombinasi keduanya, direct dan sequential.

 Kegunaaan Organisasi Berkas Indeks Sequential :
  • Bentuk file yang paling banyak dipakai
  • Dipakai bila file ingin selalu dalam kondisi up to date
  • Sebuah record dapat di insert atau di retrieve secara langsung melalui indexnya
  • Sangat sesuai untuk proses secara on-lin 
  • Bisa juga diakses secara sequential

Keuntungan dan Kerugian Organisasi Berkas Index Sequntial
Kentungannya:
Sangat cocok untuk digunakan menyimpan batch data ataupun individual data. Dibanding Sequential file, pemanggilan data menjadi lebih cepat.
Kerugiannya:
Access (pemanggilan) data tidak bisa disamakan dengan random (direct access file). Memerlukan adanya ruangan extra didalam memory untuk menyimpan index data. Memerlukan adanya hardware dan software yang lebih kompleks.

Macam-macam Akses yang Diperbolehkan dalam Organisasi Berkas Index Sequential
Dalam organisasi berkas index sequential akses yang diperbolehkan hanya ada dua macam yaitu: 
  1. Akses Sequential 
            Akses Sequential adalah Akses yang dilakukan dengan cara membaca atau menulis suatu record   di file dengan membaca terlebih dahulu yang pertama, kedua, sampai dengan record yang diinginkan

        2. Akses Direct
           Akses Direct adalah suatu akses yang dimana proses pembacaan data langsung ke record yang dituju.

     Proses yang Terjadi di dalam Organisasi Berkas Indeks Sequential
    Proses yang terjadi didalam Organisasi Berkas Indeks Sequential hanya ada dua macam yaitu:
    1.     Proses Batch
          Proses batch adalah suatu proses yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Implementasi proses disusun dengan menggunakan cara antrian FIFO (first in first out).
    2.      Proses Interactive 
           Proses interactive adalah suatu proses yang bisa menanyakan sesuatu pada pengguna (mengadakan tanya jawab), kemudian mengambil tindakan berdasarkan respon tersebut.

    Selasa, 27 Oktober 2009


    NAMA        : DEVI AFRIANI PRAMITA


    KELAS       :2KA08


    NPM          :10108549


    TUGAS 2




    PENTINGNYA STRUKTUR
    ORGANISASI DALAM SEBUAH ORGANISASI




                    Istilah organisasi dan struktur organisasi sering kita dengar dimanapun kita berada. Baik di lingkungan sekitar rumah, media cetak, media elektronik maupun ketika kita berada dikampus..Kata organisasi itu sendiri berasal dari bahasa organon yang dalam bahasa Yunani berati alat. Pengertian organisasi itu sendiri juga sudah didefinisikan oleh beberapa orang ahli,dibawah ini beberapa pendapat
    dari beberapa orang ahli tersebut yang telah mendefinisikan tentang pengertian organisai.:

    • Chester I. Barnard (1938) dalam bukunya “The Executive Functions” mengemukakan bahwa : “ Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih” (I define organization as a system of cooperatives of two more persons)
    • James D. Mooney mengatakan bahwa : “Organization is the form of every human association for the attainment of common purpose” (Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama)

                Dari dua pengertian diatas saya dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa organisasi adalah suatu sarana kejasama  yang digunakan oleh beberapa orang yang memiliki visi dan misi yang sama guna untuk mencapai  tujuan yang sama. Sedangkan pengertian struktur organisasi adalah susunan kompenen-kompenen unit kerja dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan. Jadi tanpa adanya suatu struktur organisasi dan manajaemen yang tepat organisasi tersebut akan kacau dan tidak akan berjalan  sebagaimana  mestinya bahkan organisasi tersebut bisa bubar sebab tidak ada pembagian unit-unit kejanya. Dibawah ini adalah gambaran suatu bagan struktur organisasi yang nantinya akan  sedikit saya jelaskan fungsi-fungsi dari beberapa bagiannya yang penting dari serta visi dan misi dari suatu organisasi yang bernama DINAS KOPERASI  UKM DAN PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN.


    BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

    DINAS KOPERASI UKM DAN PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN 2008





    VISI                             : 
    Terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan koperasi usaha  kecil dan menengah

    MISI  
                               : 
    Meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi dan UKM.                                                Meningkatkan peranan koperasi dan UKM yang berdaya saing



    Tugas dari Kepala Dinas
     
    Merumuskan dan menetapkan rencana dan program kerja Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan kebijakan Walikota.         

                  

    Sabtu, 24 Oktober 2009

    TUGAS 1 KELOMPOK "PROPOSAL"

    INDUSTRI SERAT SABUT KELAPA
    (COCO FIBER)
    Nama Pengusaha
    RIDWAN MANGKUBUMI

    Disusun oleh :
    ARIEF GUNADI (12108343)
    ANGELINA VENDY A (10108235)
    DEVI AFRIANI P (10108549)
    IMBARIFTA PUTRI Y (11108004)
    JEANE WAHYU UTAMI (11108068)
    KIKI NOVIA (11108119)
    MILA DWI PUTRI (11108243)
    NURMALITA RAHAYU (11108472)
    NOVI KARLINA (11108439)
            YULIANNI (12108121)
    KELAS : 2KA08

    FAKULTAS ILMU KOMPUTER
    UNIVERSITAS GUNADARMA
    2009






    PT. PRIMA UTAMA MANDIRI
    Jl. Kawasan Industri Kav. 68  Cikarang, Jawa Barat
    Telp. (0411)-8698873

    No.         : .../15/pum -PBDU/II/2009                                                 
    Tanggal   : 05 Oktober 2009
    H a l       : Permohonan Bantuan Dana Usaha


    Kepada
    Yth       : Kadin Pengembangan Ekonomi Kecil dan Menengah
      Jl. A.P. Pettarani No.12
     Cikarang  – Jawa Barat
     Telepon 0411 876543

    Dalam menghadapi era perdagangan bebas, sangat dibutuhkan peningkatan persaingan pasar guna meningkatkan perekenomian yang lebih seimbang serta peningkatan sumber daya manusia.

    Menanggapi hal tersebut, PT. Prima Utama Mandiri bermaksud menambah perluasan modal untuk lebih meningkatkan hasil tambak dan juga tenaga kerja.

    Bersama ini kami sampaikan permohonan proposal bantuan modal sebesar Rp.594.428.500, untuk ekspandi perusahaan.
    Sebagai bahan pertimbangan bagi Bapak bersama ini,kami lampirkan sebagai berikut :
    1.      Foto Copy Surat Izin Domisili
    2.      Foto Copy SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
    3.      Foto copy NPWP
    4.      Foto copy Sertifikat Tanah Hak Milik
    5.      Foto copy IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
    6.      Foto Copy Kartu Keluarga
    7.      Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)

    Besar harapan kami permohonan ini dapat terealisir sesuai dengan kebutuhan yang tertera pada proposal.

    Atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan terima kasih.

                                                                   Hormat kami
                                                                   PT. Prima Utama Mandiri

    Ridwan Mangkubumi
    Direktur












    Data Perusahaan

    1.            Nama Perusahaan           : PT “Prima Utama Mandiri”
    2.            Bidang Usaha                 : Industri
    3.            Jenis Produk                  : Industri Pembuatan Serat Kelapa
    4.       Alamat Perusahaan         : Jl. Kawasan Industri Kav.68, , Cikarang,   Jawa barat
    5.           Nomor Telepon              : (0411)-876543

    Data Pemilik
    1. Nama Pemilik                : Ridwan Mangkubumi
    2. Jabatan                         : Direktur
    3. Tempat tanggal lahir      : Bandung, 23 Oktober 1978
    4. Alamat Rumah              : Jl. Kawasan Industri No.68 Cikarang, Jawa barat
    5. Nomor Telephon           : 085299242183

    Struktur Organisasi   : 
    Direktur                                     : Ridwan Mangkubumi 
    Kepala Bag.Pemasaran              : Laksmana, ST. 
    Kepala Bag. Administrasi          : Lili Sugiarti  S.E. 
    Bendahara                                 : Lenny Armika, S.E. 
    Karyawan                                  : 35 Orang


    USAHA PRODUKSI SERAT SABUT KELAPA (COCO FIBER)
    PENDAHULUAN
    LATAR BELAKANG
                Sebagai negara kepulauan dan berada di daerah tropis dan kondisi agroklimat yang mendukung, Indonesia merupakan negara penghasil kelapa yang utama di dunia. Pada tahun 2000, luas areal tanaman kelapa di Indonesia mencapai 3,76 juta Ha, dengan total produksi diperkirakan sebanyak 14 milyar butir kelapa, yang sebagian besar (95 persen) merupakan perkebunan rakyat. Kelapa mempunyai nilai dan peran yang penting baik ditinjau dari aspek ekonomi maupun sosial budaya.
                Sabut kelapa merupakan hasil samping, dan merupakan bagian yang terbesar dari buah kelapa, yaitu sekitar 35 persen dari bobot buah kelapa. Dengan demikian, apabila secara rata-rata produksi buah kelapa per tahun adalah sebesar 5,6 juta ton, maka berarti terdapat sekitar 1,7 juta ton sabut kelapa yang dihasilkan. Potensi produksi sabut kelapa yang sedemikian besar belum dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan produktif yang dapat meningkatkan nilai tambahnya.
                Serat sabut kelapa, atau dalam perdagangan dunia dikenal sebagai Coco Fiber, Coir fiber, coir yarn, coir mats, dan rugs, merupakan produk hasil pengolahan sabut kelapa. Secara tradisionil serat sabut kelapa hanya dimanfaatkan untuk bahan pembuat sapu, keset, tali dan alat-alat rumah tangga lain. Perkembangan teknologi, sifat fisika-kimia serat, dan kesadaran konsumen untuk kembali ke bahan alami, membuat serat sabut kelapa dimanfaatkan menjadi bahan baku industri karpet, jok dan dashboard kendaraan, kasur, bantal, dan hardboard. Serat sabut kelapa juga dimanfaatkan untuk pengendalian erosi. Serat sabut kelapa diproses untuk dijadikan Coir Fiber Sheet yang digunakan untuk lapisan kursi mobil, Spring Bed dan lain-lain.
                Serat sabut kelapa bagi negara-negara tetangga penghasil kelapa sudah merupakan komoditi ekspor yang memasok kebutuhan dunia yang berkisar 75,7 ribu ton pada tahun 1990. Indonesia walaupun merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, pangsa pasar serat sabut kelapa masih sangat kecil. Kecenderungan kebutuhan dunia terhadap serat kelapa yang meningkat dan perkembangan jumlah dan keragaman industri di Indonesia yang berpotensi dalam menggunakan serat sabut kelapa sebagai bahan baku / bahan pembantu, merupakan potensi yang besar bagi pengembangan industri pengolahan serat sabut kelapa.
                Hasil samping pengolahan serat sabut kelapa berupa butiran-butiran gabus sabut kelapa, dikenal dengan nama Coco Peat. Sifat fisika-kimianya yang dapat menahan kandungan air dan unsur kimia pupuk, serta dapat menetralkan keasaman tanah menjadikan hasil samping ini mempunyai nilai ekonomi. Coco Peat digunakan sebagai media pertumbuhan tanaman hortikultur dan media tanaman rumah kaca.
                Dari aspek teknologi, pengolahan serat sabut kelapa relatif sederhana yang dapat dilaksanakan oleh usaha-usaha kecil. Adapun kendala dan masalah dalam pengembangan usaha kecil/menengah industri pengolahan serat sabut kelapa adalah keterbatasan modal, akses terhadap informasi pasar dan pasar yang terbatas, serta kualitas serat yang masih belum memenuhi persyaratan.
                Dalam rangka menunjang pengembangan industri serat sabut kelapa yang potensial ini, diperlukan acuan yang dapat dimanfaatkan pihak perbankan, investor serta pengusaha kecil dan menengah sehingga memudahkan semua pihak dalam mengimplementasikan pengembangan usaha pengolahan serat sabut kelapa ini. Oleh karena itu, untuk mengembangkan usaha pengolahan serat sabut kelapa ini, PT. Prima Utama Mandiri sangat mengharapkan bantuan dari pihak perbankan.
    ASPEK PEMASARAN
    HARGA
                Berdasarkan studi kasus di Kabupaten Bone harga serat sabut kelapa di tingkat produsen berkisar antara Rp. 500 - Rp.600 per Kg, sedangkan harga di tingkat pembeli di Makassar  dan kota-kota besar berkisar antara Rp. 900 - Rp. 1200 per Kg, yang tergantung kepada kualitas sabut yang dihasilkan.
                Harga serat sabut kelapa di pasaran ekspor adalah sebesar US $ 210 per ton (FOB), sedangkan harga CIF di negara tujuan (Rotterdam) adalah sebesar US $ 360 per ton. Harga serat sabut kelapa Indonesia di pasaran ekspor relatif lebih rendah dibandingkan dengan serat sabut kelapa ex. India, yang bernilai sekitar US $ 290 - 320 per ton (FOB), akan tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan produksi Srilanka yaitu sebesar US $ 220 - 270 per ton (FOB). Merujuk kepada perkembangan harga mattress fiber produksi Srilanka, terdapat kecenderungan kenaikan harga dalam periode 1997 - 1999, yaitu rata-rata sebesar 3 persen per tahun. 



    PERSAINGAN DAN PELUANG PASAR
                Potensi persaingan industri serat sabut kelapa dapat ditinjau dari aspek persaingan produk substitusi dan persaingan industri sejenis. Dari aspek persaingan produk substitusi, khususnya sebagai bahan baku untuk industri jok kursi (mobil dan rumah tangga), dash board mobil, tali dan produk sejenis, serat sabut kelapa menghadapi persaingan dengan industri produk sintetis seperti karet busa dan plastik. Walaupun demikian, karakteristik fisika-kimia serat sabut kelapa yang spesifik dan biodegradable serta berfungsi sebagai heat retardant menjadikan serat sabut kelapa mempunyai fungsi yang spesifik yang tidak dapat digantikan oleh produk sintetis. Selain itu kesadaran konsumen terhadap kelestarian akan lingkungan dan kecenderungan untuk kembali menggunakan produk alami, menyebabkan serat sabut kelapa mempunyai peluang pasar dan mampu bersaing dengan produk-produk sintetis. Selain itu karakteristik fisika-kimia serat sabut kelapa menjadikan serat sabut kelapa berpotensi sebagai bahan baku untuk pengembangan produk industri seperti geotextile.
                Dari aspek persaingan industri sejenis, serat sabut kelapa Indonesia dihadapkan kepada negara-negara pesaing yang lebih maju dalam hal teknologi produksi serat sabut kelapa, sehingga mempunyai kualitas yang lebih unggul. Persaingan tersebut juga dihadapi oleh karena perkembangan aplikasi teknologi yang lebih maju dalam membuat produk industri dengan bahan baku serat sabut kelapa. Negara-negara pesaing Indonesia tersebut antara lain adalah Srilanka, India, Thailand dan Philipina.
                Ditinjau dari kecenderungan permintaan dunia terhadap serat sabut kelapa yang meningkat, serta kontribusi Indonesia yang masih sangat kecil dalam perdagangan dunia, serat sabut kelapa Indonesia mempunyai keunggulan komparatif (potensi produksi sabut kelapa) dan mempunyai peluang yang besar. Peluang tersebut dapat diraih dengan syarat adanya perbaikan dan pengembangan teknologi proses sehingga menghasilkan serat yang memenuhi persyaratan kualitas yang diinginkan pasar.

    ;;